Obat Herbal Hepatitis B

Obat Herbal Hepatitis B – Hepatitis B adalah infeksi virus yang menyebabkan peradangan pada organ hati. Hal ini disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV), yang menyerang sel hati yang menyebabkan hepatitis akut (jangka pendek) atau kronis (jangka panjang). Pada hepatitis akut biasanya menyebabkan gejala yang jelas dan biasanya penderitanya dapat pulih sepenuhnhya, sementara gejala hepatitis kronis lebih halus dan pengobatan difokuskan untuk mencegah kerusakan hati jangka panjang dan penularan penyakit ini.

Virus Hepatitis B
Waspada Penyakit Hepatitis

Vaksin hepatitis telah ditemukan sejak tahun 1980an, vaksin ini berguna untuk mengurangi kasus penyakit ini. Bayi yang baru dilahirkan oleh ibu yang terinfeksi virus hepatitis B harus segera mendapatkan vaksin ini kurang dari 24 jam setelah kelahiran, hal ini untuk mencegah virus masuk ke dalam tubuh bayi.

Bayi yang tertular virus hepatitis B memiliki kemungkinan utuk sembuh hanya 10 persen, dan hanya 25 persen yang dapat bertahan hingga dewasa. Untuk itu diharapkan ibu yang sdang hamil dapat mengikuti skrining hepatitis B untuk mencegah penularan ke bayinya.

Sekitar 60 persen orang yang terinfeksi hepatitis B tidak mengalami penyakit ini karena tubuhnya berhasil melawan virus tersebut. Orang-orang ini kemudian kebal terhadap virus dan tidak bisa tertular hepatitis B lagi. Hepatitis B akut mempengaruhi sekitar 20 persen orang yang terinfeksi virus hepatitis B, dan biasanya merupakan penyakit ringan dimana penderitanya akan sembuh total.

Bentuk kronis hepatitis B lebih serius dan dapat menyebabkan komplikasi seperti sirosis hati yaitu jaringan parut hati, gagal hati dan kanker hati. Selain itu ada juga Hepatitis C yang merupakan bentuk lain dari virus hepatitis yang lebih cenderung menyebabkan komplikasi hati yang serius. Tetapi penularan virus hepatitis ini dapat dicegah dengan mengkonsumsi obat herbal hepatitis B yang terbuat dari bahan bahan alami.

Saat ini hepatitis B telah mewabah di seluruh dunia, dimana penularan virus hepatitis B 10 kali lebih tinggi dibandingkan penularan virus HIV, bahkan dapat menyebar 100 kali lebih cepat dari HIV. Hepatitis B harus mendapatkan pengobatan yang tepat karena jika tidak, maka dapat menyebabkan kematian, dimana saat ini setiap menitnya 1 orang meninggal akibat penyakit ini di seluruh dunia.

Badan kesehatan dunia atau WHO memperkirakan terdapat 400 juta orang diseluruh dunia yang terinfeksi virus ini. Hepatitis B dapat didiagnosis melalui tes darah, dimana tes ini dapat menetekso virus hepatitis B atau antibodi terhadap virus dalam tes darah menunjukkan infeksi hepatitis B. Selama tahap awal tes darah, hepatitis B akut mungkin dapat menunjukkan perubahan fungsi hati yang signifikan. Sedangkan hepatitis B kronis biasanya didiagnosisi jika virus hepatitis B hadir dalam darah lebih lama dari enam bulan.

Cara Penularan Virus Hepatitis B
Virus hepatitis B dapat menular dari orang ke orang melalui darah atau cairan tubuh. berikut cara penularan virus hepatitis B, seperti:

  • Darah yang terinfeksi atau cairan tubuh lainnya masuk ke dalam luka atau goresan pada tubuh.
  • Melalui hubungan seksual.
  • Berbagi barang pribadi seperti sikat gigi dan pisau cukur.
  • Berbagi jarum suntik oleh pengguna narkoba.
  • Tato, akupunktur dan tindik telinga jika peralatan tidak disterilkan.
  • Dari seorang ibu kepada bayinya yang belum lahir biasanya risiko penularan tertinggi adalah saat lahir.
  • Hepatitis B juga dapat menyebar melalui transfusi darah.

Gejala Hepatitis B
Pada hepatitis B akut biasanya gejala yang terjadi lebih jelas, tidak seperti hepatitis B kronis, yang biasanya gejala tidak terlihat begitu jelas atau bahkan tidak mengalami gejala, oleh sebab itu bisanya hepatitis B akut dapat cepat diketahui.

Tidak seperti hepatitis B yang biasanya diketahui setelah terjadi kerusakan yang cukup parah pada organ hati, dan biasanya penderitanya baru menyadari jjika mereka menderita penyakit hepatitis. Berikut gejala dari hepatitis B akut dan kronis, seperti:

Gejala Hepatitis B Akut
Sekitar satu dari lima orang dewasa yang terinfeksi virus hepatitis B akan mengembangkan penyakit yang parah. Sementara sisanya biasanya mengalami gejala yang ringan, dengan kisaran dan tingkat keparahan gejala yang dialami berbeda antara individu yang satu dengan yang lain, hal ini biasanya tergantung pada faktor-faktor seperti usia dan kesehatan umum mereka. Gejala dari hepatitis B meliputi:

• Merasakan kelelahan sepanjang hari
• Demam
• Sakit kepala
• Kulit dan putih pada mata berwarna kekuningan
• Penurunan berat badan
• Nafsu makan yang berkurang
• Mual dan muntah
• Bau mulut dan rasa pahit di mulut
• Adanya perubahan warna pada urin yang berwarna coklat tua
• Tinja berwarna pucat
• Nyeri di sisi kanan perut, tepat di bawah tulang rusuk.

Hepatitis B akut memiliki masa inkubasi yang panjang (waktu dari infeksi sampai saat penyakit terjadi), rata-rata dua sampai tiga bulan. Periode paling menular adalah dari beberapa minggu sebelum gejala muncul sampai beberapa minggu atau sebulan kemudian. Kebanyakan orang yang menderita hepatitis B akut akan pulih sepenuhnya dalam waktu empat sampai delapan minggu, meskipun dalam kasus di mana kondisinya lebih parah, pemulihan bisa memakan waktu beberapa bulan.

Dalam kasus yang jarang terjadi, hepatitis B akut dapat menyebabkan kerusakan hati yang serius dan dalam kasus yang sangat jarang, hal itu bisa berakibat fatal. Setelah terinfeksi, dan pulih dari hepatitis B akut, orang tersebut akan kebal dan tidak dapat menyebarkan virus ke orang lain.

Gejala Hepatitis B Kronis
Kira-kira satu dari lima orang yang terinfeksi virus hepatitis B akan mengembangkan hepatitis B kronis dan dapat menularkan virus ke orang lain. Penderita hepatitis B kronis tidak mengalami gejala sakit pada saat terinfeksi virus hepatitis B dan sebagian besar mungkin tidak akan pernah mengalami efek negatif.

Namun virus hepatitis B terus berkembangkan dan dapat menyebabkan kerusakan hati di kemudian hari. Selama bertahun-tahun kerusakan hati ini dapat menyebabkan sirosis, penyakit hati yang serius, dan dapat meningkatkan risiko kanker hati lebih lanjut. Meskipun mereka mungkin tidak menjadi tidak sehat, dan mungkin bahkan tidak tahu mereka terkena virus, penderita hepatitis B kronis dapat menyebarkan virus tersebut ke orang lain.

Obat Herbal Hepatitis B Amazon Plus

Hepatitis B dapat diobati dengan efektif menggunakan obat herbal Amazon Plus, obat herbal hepatitis B ini menggunakan bahan-bahan alami yang memadukan Manggis, Tomat, Acai Berry, Blueberry, Delima Merah, Tomat dan Buah Zaitun di dalam kandungannya.

Obat Herbal Hepatitis B
Amazon Plus Obat Hepatitis B Alami

Selain berkhasiat, bahan-bahan alami ini juga aman bagi tubuh, sehingga Anda tidak perlu khawatir akan efek samping dari penggunaan obat herbal ini. Selain itu obat herbal hepatitis B Amazon Plus juga telah melalui uji klinis dan telah diteliti oleh para pakar kesehatan, sehingga tidak perlu dikhawatirkan lagi khasiatnya.

Penggunaan obat herbal hepatitis B Amazon Plus secara teratur dapat meningkatkan fungsi organ hati, mencegah terjadinya sirosis hati dan dapat meregenerasi sel-sel organ hati yang telah rusak, selain itu Amazon Plusjuga dapat membunuh virus hepatitis di dalam tubuh sehingga dapat mencegah penderitanya menularkan virus kepada orang lain.

Sumber: http://bliherbal.com/obat-herbal-hepatitis-b-c/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *