Tentang Penyakit Miom Pada Kehamilan

Tentang miom
Tentang miom

Miom adalah suatu tumor yang lebih padat, letak bisa dimana saja, bisa di dalam, menempel di luar atau di dinding rahim pada wanita. Ukuran bisa kecil, besar atau sangat besar. Penyakit miom ini dapat terjadi sejak pertama haid sampai menjelang menopause.
Bagaimana Proses Kehamilan Dengan Adanya Miom?
Sangat mungkin hamil, namun tergantung pada letak miom itu sendiri. Jika pada kista endimetriotis gejala haidnya mengalami tingkat sakit yang tinggi dan pola haid tidak teratur. Miom tergantung letak dan ukuran. Jika letak miom menyebabkan tidak bisa hamil, maka ada kemungkinan miom menutup sel telur dan saluran pembuahan. Hal ini menyebabkan sel telur dan sperma tidak bisa bertemu, jika menggangu maka perlu untuk diangkat, jika tidak tidak maka tidak perlu di treatmen. Semakin menuju menopause, maka miom akan semakin mengecil.
Hamil Dengan Miom Dapat Menganggu Proses Kehamilan?
Apakah miom harus melewati operasi untuk pengangkatan dan apakah setelah operasi akan kembali normal? Ini merupakan pertanyaan banyak wanita. Miom adalah tumor jinak yang diakibatkan oleh pertumbuhan jaringan otot rahim. Jika pertumbuhannya besar maka kemungkinan harus melewati prosedur pengangkatan dan bukan tidak mungkin rahimnya juga diangkat. Lalu apakah paska operasi rahim masih bisa untuk hamil. Miom bisa dirasakan justru pada saat tidak hamil dan saat hari-hari aktivitas biasa.
Apakah Miom Bisa Berkembang?
Miom adalah tumor jinak yang berasal dari otot rahim atau jaringan ikat rahim, sehingga hanya ada di rahim saja tak mugkin ditempat lain namun miom bisa berkembang. Berdasarkan lokasi miom, dibagi menjadi tiga yaitu :
1. Miom menghadap rongga rahim
2. Miom didalam otot rahim
3. Miom diluar rahim
Tertutupnya rahim oleh miom dapat menyebabkan sperma tidak dapat bertemu ovum. Miom tidak menimbulkan gejala. Jika ukuran miom tidak besar, tidak perlu terapi karena tidak termasuk ganas. Jadi 50% perempuan bisa memiliki potensi miom. Miom cenderung tidak menimbulkan nyeri, sedang endimetriotis menimbulkan nyeri. Hampir sebagian besar miom yang tidak menganggu, maka tidak perlu di operasi atau terapi. Kapan miom diangkat?
• Jika miom ukurannya diatas 5 cm, 6 sampai 7 cm maka harus diangkat.
• Letak posisi miom yang berada di depan indung telur.
• Menimbulkan keluhan, misalnya terjadi perdarahan. Yang terjadi kapan saja, seperti haid memanjang, bisa sampai tidak normal dan di sela haid mengalami perdarahan.

baca juga info penting seputar obat herbal miom rahim alami.

Faktor Yang Mempengaruhi Berkembangnya Miom
Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi Miom adalah hormon. Hormon sangat berpengaruh terhadap miom. Hormon estrogen salah satu hormon yang menyebabkan miom menjadi membesar. Kemungkinan untuk hamil masih memiliki peluang besar selama miom tidak merusak rahim. Miom bisa lebih dari satu dan beratnya bisa lebih dari 5 kg. Faktor selain hormon yang menjadi penyebab berkembangnya miom misalnya karena perilaku tidak sehat, makanan, polusi, kebiasaan tidak sehat seperti merokok, stress, dan pola hidup tidak sehat.

sumber : www.uterine-fibroids.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *